Sunday, February 6, 2011

UHT TIK Kelas XII IPS :P

1. Pengertian Webblog 

Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
 sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Blog

Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara terus-menerus dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik, disertai dengan komentar-komentar pemilik blog dan pengunjungnya.
Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan keinginan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan “catatan perjalanan” seseorang di Internet atau “diary online”, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar “cerdas” mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.
 sumber: http://bayuamong.blogspot.com/2007/12/pengertian-web-blog.html

Dalam salah satu artikelnya, seorang pustakawan muda secara ringan dan tanpa beban mengatakan bahwa blog/weblog adalah perpustakaan. Nah.... Katie lalu berujar jika memang blog adalah perpustakaan, maka blogger adalah pustakawan dong? Inilah beberapa hal yang membuat dia menyimpulkan bahwa blog adalah perpustakaan.

1. Ruang penyimpanan ide.
Keduanya mendukung untuk hal ini. Perpustakaan adalah gudang ilmu pengetahuan, ide dan pemikiran yang terwujud dalam bentuk bahan bacaan yaitu buku. pada perkembangannya format penyimpanan ide itu tidak terbatas pada koleksi fisik (buku). Setara dengan blog yang seberapa serius atau santai isinya, isinya adalah ilmu pengetahuan yang bisa dinikmati dan berguna bagi orang lain.

2. Koleksi.
Keduanya mempunyai bahan dasar untuk disimpan yaitu ide dan pemikiran. Untuk kepentingan akuisisi dan preservasi, perpustakaan mempunyai kebijakan pengembangan koleksi. Hal ini dilakukan agar perpustakaan senantiasa dapat memfungsikan dirinya dengan sebaik-baiknya dan dapat melayani penggunanya dengan maksimal lewat koleksi yang disediakan. Ini berbeda dengan blog yang tidak menggunakan secara ketat apa itu development policy.
3. Klasifikasi dan Katalogisasi.
Bagian ini adalah bagian penting dalam sebuah pemeliharaan koleksi. Klasifikasi diperlukan agar dalam penyajian, tidak terjadi tumpang tindih letak koleksi, tidak terjadi buku "hilang" karena lokasinya yang berbeda dengan buku-buku yang seharusnya dikelompokkan menjadi satu. Katalog diperlukan agar dalam proses retrace/retrieve, buku itu dapat dengan mudah ditemukan karena katalog adalah keterangan singkat tentang sumber informasi.

4. Sirkulasi.
Sirkulasi dalam perpustakaan dikenal dengan nama sistem peminjaman. Sedangkan dalam blog dikenal melalui feed, track back.

Hmm... meskipun ada banyak kesamaan antara Blog dan Perpustakaan, apakah serta merta bisa dianggap bahwa blog adalah perpustakaan? Mengingat beberapa sebab:
* Perpustakaan adalah tempat penyimpanan semua sumber informasi (cetak maupun non-cetak) kemudian diorganisir, disusun teratur menurut suatu aturan tertentu, sehingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya. Ada pengguna yang dilayani, ada petugas yang (untuk keperluan ini) harus berlatar pendidikan perpustakaan.
* Blog, meski memiliki banyak definisi namun ".. their style is personal and informal" (Walker, Jill, 2005). Ini tentu saja tidak cukup untuk disebut sebagai sebuah perpustakaan.

Bandingkan juga perpustakaan dengan misalnya: Toko buku. Toko buku tidak bisa disebut perpustakaan meski disana ada sumber informasi, ada sistem pengelompokan, ada pengguna namun layanan yang diberikan semua berbasis ekonomis; sebuah misi yang justru bertentangan dengan perpustakaan (melayani pengguna dan sumber informasi bagi pengguna).

 sumber: http://pstp-unair.blogspot.com/2007/09/weblog-adalah-perpustakaan.html 

 2. Pengertian RSS
Pemilik blog atau website yang selalu update biasanya akan mengobral gambar titik yang disebelahnya ada 2 garis lengkung 1/4 lingkaran dan berwarna orange. Itulah standar icon untuk RSS. Kemudian banyak orang yang mengkreasinya menjadi berbagai bentuk tapi tetap sama dengan logo dan warnanya yang orange.
Dengan mengklik icon RSS, maka anda akan menemukan halaman yang berisikan ringkasan artikel atau apapun yang selalu update pada website/blog tersebut.
Berikut beberapa hal mengenai penjelasan tentang RSS yang saya ambil dari My Tutorial.
Really Simple Syndication atau yang lebih sering disebut RSS merupakan salah satu anggota web feed. File berformat XML ini banyak digunakan pada situs seperti portal berita maupun blog. Sebuah RSS document ini biasanya berisi ringkasan berita (walau terkadang full news) dan juga metadata seperti tanggal publish dan pengarang atau authorship.
Tujuan seseorang membuka suatu website adalah untuk mendapatkan informasi dari website tersebut. Namun, ketika membuka suatu website, selain informasi dari website tersebut, banner, widget, header, footer, dari website tersebut pasti akan ikut terbuka meski mungkin kita kurang butuhkan. Nah, RSS inilah yang solusi dari masalah ini. RSS merupakan versi simple dari sebuah website yang hanya menampilkan konten atau isi dari website. Tanpa banner, tanpa widget, tanpa header atau footer dari website yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.
Dalam pendistribusian RSS, Feed berperan penting. Feed sendiri merupakan suatu layanan yang disediakan oleh blog atau website yang berguna mengumpulkan RSS atau versi simple dari suatu blog atau website yang tersedia kemudian mendistribusikannya pada para pelanggan.
Untuk berlangganan RSS anda hanya perlu mensubscribe atau mendaftarkan alamat feed tersebut ke RSS Reader anda. Ketika suatu blog atau website tersebut mempublish konten baru, feed akan mengirimkannya ke RSS reader anda.
Lalu apa RSS Reader itu? RSS Reader adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk membaca RSS dari sebuah website. Untuk membaca RSS suatu website, anda cukup memasukkan alamat feed website tersebut, lalu RSS Reader akan mengambil RSS dari feed website tersebut. Setiap kali web tersebut di update, secara otomatis RSS reader akan mengambilnya dari feed website tersebut.
RSS Reader memiliki dua jenis :
  • Desktop Based
  • Web Based
Desktop based ini berupa aplikasi dan perlu diinstall pada desktop anda. Misalnya RSSOwl | RSS / RDF / Atom Newsreader 1.2.2, RSS Feed Reader 2.1 dan masih banyak lagi. Sedangkan yang Web Based, berupa website atau web application. Anda tidak perlu menginstallnya, cukup buka browser anda, masuk ke alamatnya, dan sign up. Misalnya Google Reader. Masing-masing RSS Reader ini memiliki keunggulan masing-masing. Sekarang tergantung kita ingin memerlukan yang seperti apa
 sumber: http://vmancer.blogspot.com/2010/05/rss-adalah.html

No comments:

Post a Comment